Kamis, 29 Desember 2011

Renungan Akhir Tahun : Kuat di dalam Tuhan

Efesus 6 : 10-11 " Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis. "


Syalom saudara,
  Setiap orang tua yang baru saja melahirkan anak mereka ke dalam dunia ini, pastilah menginginkan anak mereka akan lehir dengan keadaan tubuh atau jasmani yang normal dan sehat. Maka sebelum kelahiran mereka secara bersungguh-sungguh telah mempersiapkan setiap detilnya. Namun setelah lahir, tak jarang ada juga seorang bayi yang tidak normal atau artinya lahir dengan keadaan fisik diluar dugaan orang tua mereka. Ada pun orang tua yang tinggal di pedalaman atau desa-desa terpencil, yang tidak pernah mencukupi sang janin selama masih berada di dalam kandungan dengan nutrisi yang cukup, namun setelah dilahirkan ke dalam dunia ini, anak mereka pun sampai tumbuh besar dengan sehat.

  Sebagai seorang manusia kita semua memang wajar jika menginginkan dan mendambakan kesehatan tubuh jasmani kita. Namun sebagai seorang manusia biasa juga kita tidak boleh naif, apabila kita memiliki tubuh jasmani yang tidak sesempurna yang kita inginkan. Mungkin telah banyak yang kita lakukan seperti menjalani pola hidup sehat, olah raga, dan mengkonsumsi vitamin dan nutrisi yang cukuip untuk tubuh, namu hasilnya minim. Kita semua sebagai seorang kristiani yang percaya, harus tahu bahwa keharmonian antara jasmani juga harus diimbangi dengan rohani yang sehat.

  Saat kita menginginkan kebugaran jasmani, adakah kita juga berusaha untuk selalu melatih rohani kita agar tetap senantiasa bugar? Kebugaran rohani juga menuntut lebih daripada sekadar melakukan pendekatan yang lebih untuk menjalani hidup yang menghormati Tuhan Allah. Sebagai orang yang percaya akan kebangkitan Yesus Kristus, kita harus sadar bahwa di era dimana kita hidup saat ini, banyak sekali bentuk nabi palsu yang mengatas namakan kematian Yesus Kristus. Maka kemudian Rasul Paulus menulis di dalam kitab 1 Timotius 4:7-8, "Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang."

  Ingatlah juga nasihat di dalam kitab Roma 12:1,2 "12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." Dengan hidup percaya selama berada di dalam dunia ini dan bertindak menurut citra Yesus Kristus, kita telah hidup berkenan di hadapan Tuhan Allah. Kita tinggal memperlengkapi kehidupan kita dari kejahatan dunia ini dengan banyak berdoa dan melayani sesama untuk menumbuhkan iman rohani kita.

  Seberapa baik latihan rohani kita sangat menentukan seberapa baik kita menjalani kehidupan ini, tujuannya bukan kehebatan rohani, melainkan ibadah yang sejati dan yang berkenan di hadapan Tuhan Allah. Mempelajari firman dengan penuh ketaatan, dilengkapi juga dengan doa yang sepenuh hati, dan disiplin tubuh, akan mejadikan iman rohani kita selalu bugar. Karena setiap latihan yang kita jalani sesuai dengan kehendak Tuhan Allah, adalah kunci menghadap hadirat-Nya di dalam kerajaaan surga nanti.

Kasih Tuhan Yesus Kristus
Selalu Menyertai Kita Sekalian
" Amin "